Jumat, 07 Juni 2013

ini bukan masalah obyek wujud nyatanya siapa bukan. bukan pula bentuk rupawan nya yang menarik perhatian bukan. tapi ini masalah alur cerita nya, waktu nya, dan hal-hal manis yang butuh proses untuk melupakannya. #histories #sampaikansalamkuuntuknyaakumasih mengingatnyadenganbaik

Rabu, 27 Maret 2013

Jodoh, di Jodohkan, atau Berjodoh

Enggak ada pernah orang yang tau kapan jodoh sesungguhnya itu akan datang, pada seorang perempuan ataupun laki-laki. kapan-dimana-dengan siapa kita di jodohkan, semuanya sdah jelas di tuliskan oleh yang maha kuasa seseungguhnya.

Kadang justru pertanyaan pun muncul ketika ada dua orang individu yang memutuskan untuk menikah namun pernikahan nya itu justru tidak berjalan dengan baik dan mereka justru lebih memilih untuk berpisah, apakah sebenarnya itu bukan lah jodoh mereka? bukan kah jodoh itu ketika seorang pasanngan antara laki-laki dan perempuan hanya dapat di pisahkan oleh maut?

Tapi kadang-kadang seorang teman justru lebih risih melihat teman lainnya yang masih terlihat belum punya pacar. dalam pikiran mereka mungkin si teman yg terlihat jomblo ini di prediksi gak laku atau mungkin kelainan karena susah banget liat pacaran sampai-sampai mungkin karena niatan yang baik pada awalnya harus di jodohkan yang malah si perjodohan ini bukan nya memberikan jalan terbaik mungkin. sat-satunya jalan terbaiknya perjodohan untuk si jomblo yah itu terbebas dari bullying teman-temannya tapi mungkin justru masalah lainnya bisa saja terjadi dengan jalan perjodohan ini, si teman ini bisa saja menjadi salah jalan bukan nya mendapatkan jodoh yang baik tapi malah mendapat masalah karena kenal orang yang salah pula!
Memang mungkin pada dasarnya tidak semua orang yang di jodohkan itu bisa menjadi buruk akan tetapi pada Era-Modern semacam ini sulit sekali mendapatkan orang benar-benar baik dari segala sisi.

Bicara soal jodoh, di jodohkan, ataupun berjodoh. sama hal nya seperti seorang wanita yang akan membeli sepotong baju di toko, butuh waktu untuk sekedar memilih baju mana yang cocok di kenakan dan sesuai di badan. berkunjunga dari saatu toko satu ke toko yang lainnya hanya sekadar untuk melihat atau mencari model baju yang sesuai dengan yang kita cari. Namun justru dalam tahap pencaraian itu ada saja kendalanya, ada saatnya kita mendapatkan baju yang kita inginkan tapi justru warna nya yang tidak sesuai atau bahkan ketika menumakan semua bentuk warna dan pas di badan tapi teryata sudah keduluan orang lain atau bahkan ketika mendapatkan baju yang benar-benar cocok namun teryata bukan nya kita mendapatkan dari toko yang berkualitas branded tapi malah bisa di dapatkan dari tempat penjualan barang bekas dan yang paling merugikan adalah ketika bisa membeli baju tapi justru setelah di beli tidak dapat di pakai karena tidak cocok.

Simpel saja kenapa mencari jodoh bisa di sama kan dengan cara perempuan dalam kegiatan maembeli sepotong pakaian, karena sekelumit kendala yang di hadapi seseorang dalam mencari jodohnya harus benar-benar di perhatikan mungkin perkataan orang tua zaman dulu benar bibit,bebet,bobot itu penting tapi justru yang lebih penting lagi adalah cari lah sesorang dari tanggung jawab agama dan pendidikan. jangan sampai karana kita terburu-buru dalam menentukan itu adalah jodoh kita eh malah menyesal nantinya karena salah prediksi. saya pun dalam tahap pencarian jodoh sesungguhnya itu :)

Just Share yah tentang jodoh-jodohan ini ^_^

Minggu, 10 Maret 2013

Sedang menikmati tertawaan dalam kenangan, kebahagian dalam kesedihan, kecintaan dalam kerapuhan, dan kehilangan dalam sebuah akhir lagu" #Quotes

Kamis, 17 Januari 2013

"Wanita di ciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Bukan dari kepalanya, untuk menjadi atasannya. Bukan pula dari kakinya untuk di jadikan alasnya. Tapi dari sisinya. Dekat dengan lengannya untuk di lindungi. Dekat dengan hatinya untuk di cintai."

Selasa, 15 Januari 2013


رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii"
[Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku]