"ketika kita berada di lingkaran orang-orang hebat, maka kita akan menjadi hebat juga"
Taukah kalau sebuah pepatah ada bukan hanya karena itu adalah sebuah pepatah kuno yang tidak mengandung arti yang ngena untuk di rasakan, buktinya kalimat di atas membuktikan bagaimana sebuah lingkungan sosial bisa mempengaruhi bagaimana kah seseorang untuk menjalani hari-harinya beserta dengan lingkungan dan segala isinya.
Mungkin gak semua yang merasakan hal ini, tapi saya begitu merasakannya dan bersyukur dapat mendapatkan kesadaran itu, lebih cepat mungkin. haha
lucu sih, ketika sebuah lingkungan pertemanan di penuhi dengan berbagai macam individu yang satu sama lain beda isi kepala, beda kebutuhan, beda pendapat, beda kesukaan, dsb. tapi saling membutuhkan satu sama lainnya. memang tidak semua pertemanan itu selalu berada di area yang cocok satu sama lainnya bahkan mungkin kebanyakan orang ada yang mengalami pertengkaran dan permusuhan terlebih dulu untuk benar-benar mendapatkan seorang teman yang tepat.
Timbul pertanyaan!
kenapa saya nge-post hal ini? rasanya mempunyai seorang yang benar-benar mengerti kita "luar & dalam" itu sulit sekali dan ketika kita telah menemukannya kadang kita jadi sulit untuk sekedar mengucapkan terimakasih atas pertemanan tersebut jadi yah hanya blog ini sebagai alat ucapan termakasih kepada orang-orang di sekeliling saya, yeay :) (semoga mereka gak baca dan menjadi GR)
Sejak saya kecil hingga sekarang masih tetep kecil juga (badannya) tidak banyak teman yang benar-benar mengerti tentang saya tapi ada beberapa dari orang-orang yang saya temui setelah 21 tahun ini yang benar-benar saling mengerti akan kebutuhan pertemanan satu sama lainnya mereka 2 sahabat smp saya yang sangat unyu saya belajar banyak dari mereka akan pertemanan. semasa smp saya bukanlah orang populer jadi yah begitulah kemunculan di lingkungan sekolah agak kurang nampak, tapi lihat dong sekarang ketika papasan dengan teman lainnya sewaktu dulu mereka banyak yang pangling akan keberadaan kita bertiga kalau kata syahrini sih jadi kalah cetar membahana *angkat kerah* hahaha
Setelah sma kita bertiga jadi jarang ketemu yah paling terhitung setaun sekali lah, tapi di sma dengan senang hati saya mempunyai beberapa teman yang sangat baik dan beda dengan di smp sama bergabung dengan teman-teman yang kemunculannya sudah tidak di ragukan lagi lumanyan sih numpang famous (ngakak dulu hahahaha). tapi beda dengan teman lainnya yang udah fenomenal ke-6 teman saya ini gak cuman modal dengkul dan modal bedak doang otak mereka pun bisa di pertanggung jawabkan, bersyukurnya setelah saya punya 2 sahabat sejak smp saya selalu berteman dengan teman-teman yang IQ yang di atas rata-rata selain bisa untuk belajar bareng kalau gak ngerti, kalau buat mepet juga bisalah buat di
Dan setelah sma pun bukan berarti pertemanan kita berakhir begitu saja sampai sekarang pun lagi-lagi dengan jadwal teman-teman yang sangat sibuk kami masih bisa bersua.yeay!
masa kuliah adalah masa tersulit dalam pencarian teman, adaklanya kita cocok tapi mereka enggak bahkan merasa risih dengan bayangan kita doang, miris yah. tapi jangan sedih di luar hal tersebut saya menemukan 2 pahlawan kesiangan yang menyelamatkan saya dari status mahasiswa cengo yang tak berteman, hiks
enggak 2 sih tapi nambah lagi 3 setelah beberapa semester ini senangggggg nya seperti menemukan butiran debu yang tertiup angin *nyanyi*
jujur saya belajar banyak dari beliau-beliau (menghargai yang lebih tua) tentang hidup, tentang dunia. tentang pergaulan, tentang kebahagiaan, tentang kesusahan, semuanya dan yang pasti itu semua membuat saya kembali lagi banyak-banyak bersyukur *salamin satu-satu*
Dda 1 lagi yang bikin saya merasa jadi "hebat". eh, gak 1 deh tapi 2.
ke-2 teman wanita dunia maya ini adalah para cewe-cewe cantik berjilbab (someday saya harus seperti mereka). saya banyak-banyak mengucap terimakasih loh untuk yang mempertemukan saya dengan kedua cewe-cewe ini walaupun malas untuk menyebut, jujur dengan perkenalan kita yang tidak sengaja ini berawal dari sebuah konflik batin para abege ini kita bertemu. sudah terhitung dua tahun kita berteman tanpa saling bertemu dan bertatap muka secara langsung tapi jujur saya merasa comfort dengan mereka, kenapa? karena mereka mengajarkan banyak hal banyak sekali sebagai seorang wanita saya pun merasa kagum. kalau di tanya tentang hal apa ke kaguman itu, cukup saya yang tau dan merasakan nya :)
intinya adalah menjalin sebuah pertemanan bukanlah hal mudah karena kita harus menyatukan beberapa pemikiran, perasaan dan saling pengertian satu sama lainnya. permasalahan kita bisa mendapatkan teman itu dengan cara apa, itu merupakan suatu proses bagaimanakah kita dapat di terima oleh lingkungannya, yang jelas sih menurut saya berteman itu bukan hanyalah sekedar statusnya saja bahwa kita sudah mempunyai teman yang banyak tapi bagaimana kah kita setelah berteman bisa belajar bersama-sama dalam segala hal.
ada satu kutipan yang saya temukan di sosial media twitter.
"Daripada disukai banyak orang, saya sih lebih baik dimengerti beberapa orang saja"@ijey
Tidak ada komentar:
Posting Komentar